Menakar duet PRABOWO-TGB (?)
-Indra Yadi Muin
Partai Gerindra beserta kader dan koalisi akar rumputnya masih ngotot agar Prabowo rematch melawan Jokowi pada perhelatan pesta politik tahun 2019 nanti.
Teman karib Partai Gerindra ; PKS adalah partai politik yang berbasis islam di indonesia. Terdengar kabar bahwa PKS akan mengusung kader terbaiknya untuk maju sebagai Calon Presiden atau bahkan Calon Wakil Presiden. Dan yang diduga akan digadang-gadang maju adalah Ahmad Heryawan (Aher). Untuk menjadi Calon Presiden atau mendampingi Prabowo sebagai wakil presiden.
Sebagai partai dakwah, PKS tidak menutup kemungkinan menerima usulan dari ulama-ulama untuk mempertimbangkan TGB yang juga merupakan tokoh ulama. Karena TGB semakin disukai mayoritas umat Islam akhir-akhir ini.
Aher dan TGB bukan merupakan sosok yang haus akan kekuasaan, mereka akan saling mengalah untuk maju bila mereka berdua dipertemukan bersama.
TGB merupakan kader terbaik dari Partai Demokrat. Sementara Partai Demokrat sepertinya ngotot mangajukan AHY sebagai Capres. Namun hasrat itu sepertinya terkendala karena Demokrat kekurangan partai koalisi untuk memenuhi presidential Treshold.
Karena PKB dan Cak Imin saat ini sudah mengekspos ke media-media ingin maju sebagai cawapresnya Jokowi. Kalaupun gagal, minimal nanti diberi jabatan mentri lagi bila Jokowi menang.
Ini berarti bahwa kemungkinan ada poros ketiga dalam PilPres sudah menjadi sangat kecil. Karena jika hanya Demokrat dengan PAN yang berkoalisi maka tidak akan memenuhi jumlah kursi. Miris dan menyedihkan.
Gerindra tak akan mungkin mengusung Prabowo-AHY karena keduanya sama-sama berasal dari basis militer.
Kemungkinan Gerindra akan lebih menerima Prabowo-TGB, karena TGB mampu meraup suara dari basis umat Islam.
Butuh kebesaran hati dari SBY untuk bersedia mengajukan kader terbaik Demokrat yaitu TGB untuk mendampingi Prabowo. Atau SBY tetap pada egonya mangajukan AHY kepada Jokowi meskipun hanya sebagai Cawapres
Nama lain yang digadang gadang adalah Gatot Nurmantyo. Eks Panglima Tentara Nasional Indonesia. Meski sepertinya Gatot Nurmantyo cukup berat untuk menjadi Capres. Walau saat ini elektabilitasnya makin tinggi tapi Gatot terkendala pada kendaraan politik yang akan mengusungnya nanti, santer terdengar baru PAN yang berwacana akan mengusungnya, dan itupun masih perlu lobi tingkat tinggi. Karena PAN pun sudah mendaulat Ketumnya Zulkifli Hasan untuk berkompetisi digelanggang politik nanti. Itupun sepertinya masih berat bagi PAN
Menarik ditunggu, bagaimana peta perpolitikan indonesia menjelang pemilihan presiden mendatang.
Menurut hemat saya, Bila BARET (Barisan Relawan TGB) senantiasa berikhtiar, meski saat ini #TGBforRI1 belum dapat terpenuhi, InsyaAllah masih ada kemungkinan kedua yaitu Prabowo-TGB.
#TGBforRI1 #IndonesiaHebat #IslamKuat #CabutAkarIslamophobiaIndonesia #UlamaPresidenIndonesia #JanganTakutPolitik #YukNgaji #LawanKezaliman #CegahSekulerisme #CegahLiberalisme
Menakar duet PRABOWO-TGB (?)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar