"Hebatnya ujian dalam merestorasi diri"
Kita akan sampai pada titik sadar, bahwa ; "Nafsu dapat melumpuhkan akal dan Nafsu juga dapat membutakan hati".
Hidup akan mengantarkan kita pada fase tersebut. Dan kita hanya bisa berharap pada waktu agar dapat menjinakkan ganasnya nafsu.
Ada triliunan pemuda(i) yang tengah berupaya terlepas dari belenggunya. Namun setahu saya, ada banyak kakek-nenek yang gagal menjinakkan hasrat manusiawinya. Hingga kebanyakan masa tua mereka tidak berkualitas. Sepertinya.
Aku, pria yang tengah berjuang merehabilitasi diri sendiri. Meninggalkan jejak-jejak hitam dalam lembaran hidup yang pernah aku coreti sendiri. Kelam. Hidup seperti kemarin, benar-benar gelap. Maka pastikan, jangan libatkan diri anda, jangan biarkan waktu anda, sampai pada titik yang pernah aku lewati.
Menata masa depan dari rongsokkan beling-beling masa lampau begitu berat. Melepaskan diri dari penjara hawa nafsu membutuhkan keterasingan yang hebat. Meninggalkan hari lalu, menjalani hari ini, menatap hari lusa adalah strategi sisa-sisa introspeksi. Gagal itu pasti, tiada manusia yang berhasil melepas diri hanya dengan usaha sekali. Karenanya, kita musti terbiasa dengan kata kata "coba lagi".
"Hebatnya ujian dalam merestorasi diri".
-Indra Yadi Muin

Tidak ada komentar:
Posting Komentar