WORLD SUICIDE PREVENTION DAY

WORLD SUICIDE PREVENTION DAY
---------------------------------


Masalah bunuh diri bukan masalah yang kecil dan sepele. World Health Organization mengatakan bahwa setiap satu detik ada 1 nyawa yang hilang akibat bunuh diri. Di dunia, Sebanyak 800 ribu orang meninggal karena bunuh diri setiap tahunnya. Dan ada 3000 nyawa melayang tiap hari akibat bunuh diri.

Jika secara statisitik saja ada ribuan nyawa yang hilang akibat bunuh diri, maka ada berapa juta jiwa yang akan melakukan percobaaan bunuh diri?.  Fenomena bunuh diri itu ibarat "gunung es", yang terlaporkan dan diketahui terlihat kecil. Namun dibaliknya ada miliaran jiwa yang putus asa, merasa gagal sampai ingin mengakhiri hidup. Tentu ada banyak keluarga yang tidak melaporkan kasus percobaan bunuh diri hanya untuk menghindari stigma.

Faktanya, 79% kasus bunuh diri terjadi pada negara-negara dengan pendapatan rendah, menengah dan berkembang. Indonesia masih di pusaran negara-negara yang beresiko terjadinya peningkatan angka bunuh diri.

Dipredikisi pada tahun 2020, setiap 20 detik ada 1 orang meninggal dunia akibat bunuh diri di Indonesia. Sadar atau tidak, pada hari ini saja, hari dimana seharusnya pencegahan bunuh diri itu dirayakan, terdapat kasus bunuh diri yang mencengangkan. Ditemukan seorang wanita  usia 32 tahun meninggal akibat gantung diri di dapur rumahnya. Kejadian ini terjadi di daerah Agam, Sumatera Barat.

Pemicu bunuh diri itu bisa dari banyak hal. Himpitan ekonomi, hubungan percintaan, tekanan pekerjaan atau kehilangan seseorang adalah pemicu utamanya.

Berikut adalah tanda-tanda seseorang akan melakukan bunuh diri :
1. Selalu terlihat sedih dan murung yang berlebihan
2. Depresi berat, gelisah dan berputus asa
3. Mengalami gangguan tidur berkepanjangan dan mudah marah
4. Sering membicarakan kematian, memberi isyarat atau ancaman akan pergi atau mati
5. Menarik diri dari lingkungan sosial
6. Memperlihatkan perilaku yang aneh, dengan mengoleksi barang-barang yang dapat digunakan untuk bunuh diri
7. Ada upaya bunuh diri

Mulai hari ini, kita harus lebih aware (sadar), lebih peduli dengan lingkungan sekitar. Siapa tahu ada sanak saudara yang sedang butuh hiburan dan kepedulian  dari kita.

Saat ini seharusnya kita coba refleksi diri kembali, sudah sehat kah kondisi mental kita?. Dalam 24 jam berapa waktu kita gunakan untuk bergalau-galau ria, menyesali hidup, dan berputus asa?

"Its okay, if you are not okay !" Jika kamu merasa "down" dan butuh seseorang untuk bicara, sekedar mencurahkan isi hati, saya selalu bersedia membantu dan mendengarkan kisah-kisah hidup kamu.

Just send a message or call my number : 085242247405 atau boleh langsung menghubungi Indonesia Suicide Prevention : 500-454

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pages